Thursday, May 12, 2011

Renderasi dan Animasi (Session 7)

Praka.Renderasi dan Animasi 3D
12 Mei 2011


Buka aplikasi 3dsmax

Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.

Pilih buah apel di dalam Camera Viewport.
Ctrl+klik kanan pada buah apel.
Pilih Isolate Tool.

Pada tab Objects kik Cylinder.

Beralih ke panel Modify > rollout object Type.
Aktifkan Autogrid.
Di dalam Top Viewport geser kursor ke atras buah apel.
Geser keluar Cylinder pada bagian atas buah apel.
Ganti warna Cylinder menjadi hijau lalu beri nama = stem.

pada Rollout parameters untuk Cylinder, tentukan nilai Radius = 1. Height = 24 Height Segment = 12.

Pada Rollout Object Type, matikan AutoGrid.

Pada tab Modifier, klik Bend.

pada rollout Parameters, sesuaikan sudut tekuk pada tangkai apel, plus atau minus 90.

Pada kotak dialog Isolated, klik Exit Isolation.

Pilih menu File > Save As..
Beri nama masing-masing dan pastikan format penyimpanan adalah *.max.
Klik tombol Save.

Pilih menu File > Reset?
Pilih Tombol Yes.

Klik menu File > Open,
cari file Still_life0.max yang terdapat pada folder Network Share Bahan atau bisa didapatkan pada flashdisk yang disediakan.
Klik Open.

Klik menu File > Merge.
(Cari file tangkai Apel yang baru dikerjakan)
Klik Open.
Klik tombol All, lalu OK.

Rubah tampilan Perspective Viewport menjadi camera01 Viewport.

Tekan M pada keyboard.
Klik kanan pada sampel material dan pilih 5x3 sampel Windows.

Seret dan drag sampel material bernama shiny apple ke object apel.

Cek rendering < Render
Pilih pada viewport Camera01 dan pilih tombol Render.

Tutup jendela Sample Frame.

Selanjutnya jalankan Animasi yang pernah dibuat sebelumnya dengan menekan tombl play

klik drag track ball pada 50/160 ke 100/160 dan pindahkan track 80/160 ke 140/160.

Lakukan Rendering.
Pilih menu Rendering > Render.

Pilih time output pada Active Time Segment 0 To 160 atau Range 0 To 100.

Pilih Output size 640x480 klik tombol FIle ...
Beri nama masing-masing, dan pastikan format penyimpanan adalah *.avi
Klik tombol Save.

Pilih jendela Video Compression, biarkan compression pada settingan default. lalu klik OK.

Pastikan Viewport Camera01, lalu tekan tombol Render.

Setelah selesai, hilangkan animasi yang ada untuk membuat animasi baru.

Pilih menu File > New Pilih No.
Tandai Keep Object and Hierarchy
Gerakan Roll Track animasi untuk memastikan animasi sebelumnya telah dibuang.

Pindahkan Roll Track animasi pada 0/160.
Klik icon Time Configuration rubah nilai Length atau End Time menjadi 90.
Klik ok.

Roll Track animasi saat ini pada posisi 0/90
Buat tampilan Camera01 menjadi satu ruang dimana terlihat buah jeruk, apel dan tangkainya serta Billboard nama.

Pindahkan buah jeruk dan apel pada posisi terbaik. Tekan H pada keyboard. Pilih apel dan tekan Shift untuk memilih Stem. Tekan select dan pindahkan dengan Move.

Jika tampilan telah sesuai, tekan tombol Animate. Geser Roll Track animasi ke 40/90 pilih buah jeruk, klik kanan pada buah jeruk lalu pilih rotate.
Putar buah jeruk secukupnya berlawanan dengan arah jarum jam.

Tekan tombol H.
Pilih apel dan stem.
Klik tombol Select.
Klik kanan pada Apel dan pilih Rotate.
Putar buah apel dan stem secukupnya searah jarum jam.

Nonaktifkan tombol Animate.
Coba jalankan animasi.

Tekan Ctrl+Shift dan pilih bola abu-abu di awal Track dan geser ke 70/90.
Ulangi langkah ini untuk objek buah jeruk juga.

Piih menu Rendering > Render.
Tandai Active Time Segment 0 To 90.
Pilih 640x480
Klik menu Files...
Beri nama masing-masing pastikan formatnya adalah *.avi.
BIarkan settingan Compression Video pada settingan default (Cinepak).
Klik OK.

Pastikan Viewport pada Camera01 dan klik tombol Render.

Capture Video:

Saturday, April 23, 2011

Pemodelan 2D dan 3D (Session 4)

Buka aplikasi AutoCAD 2004.

Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.

Klik ikon Layer Properties Manager.
Klik tombol New.
Ganti nama layer menjadi Dimensi.
Pastikan berwarna putih.
Klik OK.

Aktifkan layer Dimensi
Beri dimensi menggunakan Dimensi Tools.

Klik tanda lampu pada layer Dimensi, lalu aktifkan layer as.

menggambar gudang.
Klik ikon Rectangle
Klik kiri Snap From dari Object Snap.
Klik kiri pada ujung kanan atas dapur
Ketik @0,1.5 lalu Enter
Ketik @-2,3

Menggambar KM/WC
klik ikon Rectangle
Klik kiri pada ujung kiri atas gudang.
Ketik@-1.5,-1.5 lalu Enter

Tambahkan sebuah layer Dinding.
Akifkan layer Dinding.
Klik ikon Multiline.
Ketik S lalu Enter.
ketik 0.075 lalu Enter.
Ketik J lalu Enter.
Ketik z.

klik kiri pada setiap ujung denah as.

membuat kusen pintu.
Klik ikon Rectangle.
Klik kiri pada area gambar ketik @0.06,0.15 lalu Enter.

mmbuat daun pintu
Klik ikon Rectangle.
Klik kiri pada ujung kanan atas kusen.
Ketik @0.03,0.8 lalu Enter.

Membuat lengkung.
Klik menu Draw, klik Arc lalu pilih Star, Center, Angle.
Klik kiri pada ujung kiri atas daun pintu.
Ketik -90 klik Enter.

Mencerminkan pintu.
Klik ikon Mirror
Klik kiri kusen, daun pintu dan lengkung.
Klik kanan.
Klik kiri pada ujung kanan lengkung.
Aktifkan Ortho dengan menekan F8 atau klik tombol Ortho.
Tarik lurus keatas/bawah lalku klik kiri dan Enter.

Menggambar kusen jendela.
Klik ikon Rectangle.
Klik kiri pada ujung kanan bawah kusen sebelah kiri.
Ketik @-0.8,0.15 lalu Enter

Kusen tegak jendela.
Klik ikon Rectangle.
Klik kiri pada ujung kiri bawah kusen jendela.
Ketik @0.06,0.15

menggandakan kusen tegak ke tengah.
Klik ikon Copy
Pilih objeknya (kusen tegak)
lalu Enter.
Klik tengah-tengah bagian bawh kusen (gunakan OS Mid Point)
kliki di tengahtengah bagian bawah kusen datar (gunakan Mid Point.

Mencerminkan kusen jendelake kanan.
Klik ikon Mirror
Klik kiri kusen jendela.
Klik kanan.
Klik kiri pada ujung lengkung.
Aktifkan Ortho dengan menekan F8.
Tarik lurus keatas/bawah lalu klik kiri dan Enter.

Simpan pinjam pekerjaan dengan nama masing-masing, dan pastikan format penyimpanan adalah *.dwg dan capture tampilan terakhir yang dikerjakan untuk di upload ke dalam blognya masing-masing.




Renderasi dan Animasi (Session 5)



Buka aplikasi 3ds max

Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.

Pilih menu File > new pada jendela New Scene pilih Keep Objects and Hierarchy, lalu klik OK

Pastikan animasi yang dibuat telah dibuang dengan mencoba menjalankan tombol Play.

Klik Object Type pada tab panel.

Klik icon Sphere.

Di tengah-tengah Perspective Viewport buat bola dengan menekan tombol kiri mouse kebawah lalu drag menjauhi titik awal
Pada Create Panel > Parameters Rollout, ganti Radius = 50 lalu tekan Enter.

Gunakan Move & Selection dan pindahkan bola pada Top dan Front Viewport untuk memindahkan bola tepat di tengah ruang dan diatas lantai.

Pada Create Panel > Rollout Name and Color, klik kotak kecil berwarna dsebelah nama object Sphere01.
Pilih warna orange lalu klik OK.

Ganti nama Sphere01 menjadi Orange dan tekan Enter.

Klik kanan pad label Left Viewport.
Pilih menu VIews > Extended > Asset Manager.
(Cari folder Network p.Multimedia/adil)
Cari file Orangetex.jpg

Kik dan drag Orangetex.jpg ke object bola lalu lepas tombol mouse.

Pad panel Modify rollout parameters ganti segment 50

Klik kanan pada perspective viewport, dari menu rendering pilih render
Dalamkotak dialog rendering pilih render.
Tutup jendela rendering.

Pada main toolbar, klik material editor lalu tekan M pada keyboard.

Pilih sampel material pertama atau sampel material yang masih kosong.
(contoh pada kedua dengan nama Material #2)

Klik tombol Pick Material From Object (*eyedroper*) disebelah nama Material.
Pindahkan cursor dari Material Editor ke Perspective Viewport tepat diatas buah jeruk lalu klik.

Ganti nama material menjadi Orange Peel lalu tekan Enter.

Klik Rollout Blinn Basic.
Parameters untuk menutupnya, dan klik Rollout Maps untuk membukanya.

Pada Rollout Maps, seret/drag Diffuse Map (Orangetext.jpg) ke Bump Channel dan lepaskan tombol  mouse.

Klik Instance lalu klik OK.
Tentukan pada kotak masukkan channel Amount bump = -100.
.
Coba render hasil pekerjaan material

perkecil material Editor.
Kembalikan Viewport Asset Menjadi Left Viewport.

Rubah viewport Perspective menjadi Camera Viewport.

Atur camera pada Top dan Front Viewport sehingga tampilan Camera01 menjadi satu tampilan utuh buat jeruk.

Aktifkan tombol Animate.
Pindakan track Roll dari 0/100 ke 50/100.
Pada Top/Front Viewport gerakkan camera menjauh dariobject jeruk sehingga terlihat label nama didinding.

Non aktifkan tombol Anmate.
Tekan Ctrl+Shift dan klik drag track abu-abu pada 0/100 ke 80/100 yang berubah menjadi track putih.

Coba jalankan tombol Play.
Jika animasi telah sesuai,klik menu Rendering > Render.
Atur Time Output pada Active Time Segment 0 To 100 atau Range 0 To 100'
Atur Output Size 640x480.
Klik tombol Files..
Beri nama masing-masing dan pastikan format penyimpanan dalam format *.avi
Tekan tombol Save, pada jendela video compression biarkan settingan yang ada pada Cinepak Codec by Radius lalu klik Ok
pasikan Viewport Camera01
Klik tombol Render.

Tunggu sampai selesai
Renderasi pada Camera 01
tutup jendela renderasi

Kik menu File > save As..
Pastikan format penimpanan adalah *.max

Capture Video:


Thursday, April 14, 2011

Pemodelan 2D dan 3D (Session 3)

Buka aplikasi AutoCAD

Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.

Klik icon Layer Properties Manager.
Klik tombol New.
Ketik nama layer, misalnya "as".
Klik kotak Color.
Klik warna, misalnya kuning.
Klik OK.
Klik OK untuk menutup jendela Layer Properties Manager.

Menggambar pagar bumi
Pastikan layer pada "as"
klik icon Rectangle.
Klik kiri pada area gambar.
Ketik @16,25 lalu Enter.

Menggambar ruang 1
Klik icon Rectangle.
Klik kiri icon Snap From
Klik kiri ke ujung kanan pagar bumi.
ketik @-2,4.5 lalu Enter
Ketik @-4,4 lalu Enter

Menggambar ruang 2
Klik icon Rectangle
Klik kiri pada ujung kanan atas ruang sebelumnya
Ketik @-3,2 lalu Enter.

Menggambar penghubung 1
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kanan atas ruang sebelumnya.
Ketik @0,1.5 lalu Enter

Menggambar ruang 3
Klik icon Rectangle
Klik kiri pada ujung atas garis penghubung
Ketik @-4,4.5 lalu Enter

Menggambar ruang 4
Klik icon Rectangle
Klik pada ujung atas ruang tidur.
Ketik @-3,3 lalu Enter

Menggambar penghubung 2
Klik icon Line
klik kiri icon Snap To Mid Point
Klik pada tengah dinding ruang 4
ketik @-4.5,0 lalu Enter

Menggambar ruang 5
Klik icon rectangle
Klik kiri pada unjung garis
ketik @-2,2.5 lalu enter

menggambar ruang 6
klik icon rectangle
Klik kiri pada ujung kiri ruang 5
Ketik @-2.5,2.5 lalu Enter

Menggambar penghubung 3
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kiri ruang 5
Ketik @0,-4 lalu Enter

menggambar penghubung 4
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung bawah garis
Ketik @4,0

Menggambar penghubung 5
Klik icon Line
Klik kiri pada ujung kanan garis
Ketik @0,-9 lalu Enter

Menggambar penghubung 6
Klik icon Line
klik kiri pada ujung bawah garis
Ketik @4.5,0 lalu Enter

Simpan pekerjaan dan pastikan format penyimpanan adalah *.dwg